Dia selalu menjanjikan akan menjawab apapun yang kita tanyakan,
Dia selalu menjanjikan akan menjawab apapun yang kita minta,
Dia selalu menjanjikan tidak akan pernah membuat kita tersesat jika kita selalu mempercayai-Nya …
Ya Tuhan … Terimakasih
Telah menunjukan apa yang baik bagiku :)
Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal. (Q.S. At-Taubah : 129)
Tuhan, jika ini baik bagiku … mudahkanlah
aamiin
its better to marry someone you love second best than the one you love most
do people really know if the person they’re dating now, is someone they love second best?
gara-gara intronya gini Proposal Daisakusen nampaknya calon-calon dorama yang masuk daftar blacklist gue
hahahaaa … :D *banting laptop*

for love and passion, sometimes it helps to put a distance between people about moving apart
what if you take different path?
tidak pernah ada yang bisa tahu apa yang akan terjadi nanti. mungkin sekarang semua tidak berjalan baik, tapi mungkin besok iya.
jika kamu tersesat dalam menemukan pilihan, tenanglah … dan pikirkan hal apa yang ‘tidak akan pernah tergantikan’ bagimu. ketika sudah menemukannya, pilihlah antara terus mempercayainya atau menyerah.
tetapi … akan jauh lebih baik jika memilih untuk terus berjuang dan mempercayainya. jika kamu berjalan di jalan yang membantumu mempertahankan hal yang tidak tergantikan bagimu, hidupmu akan indaaah..
something irreplaceable… to believe or give up
That feeling called love
Will always warm your heart
And help you grow
The blue bird of happiness
Might always been inside that positive heart of yours
Ost. The Raid : Redemption - Razor.Out

satu hal yang bisa membuat orang hidup di masa depan adalah visi di hari ini.
gimana sih rasanya jadi orang yang ga punya visi? galau bre… hahaa. hari ini harus tetap hidup, tapi gatau kenapa kita harus hidup hari ini.
kenapa ada di tempat ini? kenapa harus ngelakuin ini? kenapa harus mikirin ini? semua harus punya alasan. kalo ngga ada, hal-hal itu ga akan berarti apa-apa, bukan merupakan jalan masa depan apalagi proses menuju.
ketika punya banyak visi untuk menuju ketempat saya berdiri sekarang. hidup jadi semangat banget, semua dilakuin dengan niat dan segalanya berasa bahagia-bahagia aja apapun kesulitannya, motivasi ga pernah mandeg walau cobaannya banyak.
tapi entah kenapa ya. saat udah berdiri di tempat yang dipengenin, motivasi menurun drastis, pertanyaan-pertanyaan mengenai kenapa saya ada di posisi ini malah ga ada satupun yang terjawab, passion untuk ada disini bener-bener lenyap ga bersisa. apalagi dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai masa depan saya nantinya.
kenapa bisa begini? itu pun sulit dijawab. mungkin terlalu kaget sama apa yang nyatanya harus dijalani setelah ada di posisi ini. mungkin karena emang jetlag sama kebiasaan yang berubah drastis. kecewa karena ternyata ngga sama dengan apa yang dulu ‘dijual’. ataauu.. gara-gara kena masalah pribadi *oh god jangan sampe gara-gara yang ini*
yang penting disoroti adalah .. saya gak lagi punya passion untuk tetap disini !
buat apa sih ada disini sekarang?
mau ngapain kalo udah ngelewatin tahap ini?
gatau ya, semakin ditanya ke diri sendiri emang malah semakin ga kejawab, bahkan makin terpuruk aja dan nanya ‘ngapain gue idup disini siiih?’. dampaknya .. makin males ngejalanin semuanya. wajar sih, gimana mau dijalanin dengan niat kalau motivasi dan tujuan aja udah ga ada. kalo ga ada gairahnya semua bakal di jalanin setengah hati .. semua yang setengah hati ya hasilnya bakal setengah-setengah juga.
berfikir untuk keluar dari sini .. bahkan udah siap dengan persimpangannya yang menuju ke tempat lain. prosedur udah ditangan, bahkan istilahnya sih udah packing dan siap berangkat, tinggal liat jadwal berangkat, beli tiket dan terbang.
tapii … yak saya ga bakal kuat ngeliat orang-orang disekitar saya kecewa gara-gara keputusan saya (lagi). ini bukan jawaban, ini masih pilihan .. antara tetep berjuang disini atau pergi. semakin dicari alasan kenapa saya harus pergi, semakin muncul alasan ekternal kenapa saya ga bisa pergi. keluarga saya ada disini .. :D
sebenarnya intinya bukan jalan dimana saya berpijak, yang penting itu gimana kita berjalan diatasnya. setelah sampai di tujuan nanti, bahkan kita ga cuman punya satu pilihan, tapi banyak pilihan-pilihan lain yang bisa dilakuin setelah keluar dari jalan ini.
pilihan itu ga ada yang salah, juga ga ada yang kurang tepat. hanya kita yang bisa menentukan apakah pilihan itu baik atau ngga, dengan gimana caranya kita berjalan di atasnya. dan saya mungkin tersesat di jalan yang mungkin seharusnya bukan bidang saya, tapi saya akan jadi seseorang yang tersesat di JALAN yang BENAR.
bismillah …
this heartbeat, feel it … that’s called a reason. you’re alive for a reason :)